Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Lingkungan pendidikan bagi pelajar SMA se-Kabupaten Klaten.

Seputar Jabar

Klaten – Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dilingkungan pendidikan bagi pelajar SMA Negeri/Swasta se-Kabupaten Klaten kepada pelajar SMA Muhamadiyah 1  yang diselenggarakan oleh Kesbangpol dengan dihadiri sekitar 200 pelajar. Acara yang dimulai pukul 08.00 s.d 11.00 WIB dihadiri diantaranya Kasi Kesbangpol Klaten Iwan Hastradia, Kapten Arm Sahono Pasiintel Kodim 0723 Klaten, Iptu Agus Sutarjo Binmas Polres Klaten, Drs. Lasa MM Kabid SMP Disdik Klaten dan Drs. Aris Munawar Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1.

Dalam sesi “Radikalisme dan pengaruhnya” yang disampaikan Kapten Arm Sahono menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan ancaman bagi keberlangsungan berbangsa dan bernegara. Lebih detail lagi ketika ditandai dengan terbukanya era demokratisasi berdampak tumbuhnya kelompok Islam radikal seringkali disandarkan dengan paham keagamaan, sekalipun pencetus radikalisme bisa lahir dari berbagai sumbu, seperti ekonomi, politik, sosial dan sebagainya.

Sementara itu, penyampaian Iptu Agus Sularjo diantaranya dalam era saat ini (globalisasi) memunculkan persaingan ketat kejahatan berdimensi baru disertai dengan memudarnya nilai luhur bangsa yaitu terorisme separatisme aksi massa maupun intoleransi. Ada beberapa penanganan gangguan Kamtibmas yaitu :

a. Preentif adalah kebijakan yang melihat “akar masalah dan penyebab terjadinya kejahatan” melalui pendekatan sosial, pendekatan situasional dan pendekatan kemasyarakatan untuk menghilangkan unsur potensi gangguan.

b. Preventif yaitu “sebagai upaya pencegahan” atas timbulnya ambang gangguan agar tidak berlanjut menjadi gangguan.

c. Represif yaitu “upaya penegakan hukum terhadap gangguan nyata”.

Drs. Lasa MM Kabid SMP Disdik Klaten menekankan dan mengingatkan kembali “Pendidikan karakter dan Etika moral” yang saat dinilai telah menunjukkan lunturnya kultur bangsa Indonesia, diantaranya terjadi terhadap pemuda/pemudi. Oleh karena itu, harus dikembalikan kepada roh pendidikan yang sesungguhnya yaitu pendidikan nilai pendidikan budi pekerti pendidikan moral pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan seluruh warga sekolah untuk memberikan keputusan bagi keteladanan memelihara apa yang baik dan mewujudkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari dengan segenap hati.

Fauzi (Siswa Kelas 2 SMA Muhammadiyah 1) menyampaikan merasa senang bisa mengikuti sosialisasi dan wasbang ini, karena Islam itu sendiri adalah Rahmatan Lil alamin, dan kita sebagai siswa harus lebih waspada. Sementara itu, Fitriana (Siswa Kelas 1 SMA Muhammadiyah 1) merasa senang dengan kegiatan ini, karena dapat menambah wawasannya khususnya tentang radikalisme.

Untuk diketahui, latar belakang diselenggarakanya kegiatan Safari Wasbang disekolah-sekolah merupakan salah satu kegiatan pencegahan penyebaran paham radikalisme dikalangan pendidikan, harapannya untuk membekali mental pelajar yang tangguh dalam menghadapi perkembangan situasi dan meningkatkan jiwa semangat nasionalisme bangsa. (Klt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *