Mahasiswa STAIM Bangkit Tolak Faham Radikalisme

Breaking News Seputar Jabar

Dilandasi keprihatinan dengan banyaknya generasi muda juga mahasiswa yang terpengaruh faham radikalisme

Klaten – Puluhan Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Klaten menggelar deklarasi di depan Masjid Agung Al Aqsha Jalan Yogya – Solo, Sabtu (7/3/2020). Dalam aksi yang berlangsung sekira 45 menit itu dibentangkan beberapa spanduk bertuliskan “Deklarasi Menolak Radikalisme Di Kalangan Mahasiswa” dan “Deklarasi Menolak Faham Radikalisme Di Kalangan Mahasiswa, Menjunjung Tinggi Toleransi Dan Pancasila Sebagai Dasar NKRI”.

Deklarasi mahasiswa menolak radikalisme kali ini dilandasi keprihatinan dengan banyaknya generasi muda juga mahasiswa yang terpengaruh faham radikalisme dan sebagai usaha dalam menangkal masuknya faham radikalisme masuk ke lingkungan mahasiswa, ujar Wakil Ketua BEM STAIM Klaten Agung Rejeki.

Senada dengan itu, Sdri. Kholisah mengatakan deklarasi ini sangat penting untuk membentengi masuknya Faham Radikalisme di lingkungan Kampus dan juga sangat membantu Pemerintah dalam memerangi adanya Faham Radikalisme yang bertentangan dengan nilai – nilai Pancasila dan UUD 1945, tegasnya.

Dihubungi terpisah, Riza Pratama Wisesa (Pengamat radikalisme dan terorisme dari lembaga pemerhati semangat kebangsaan) mengatakan bahwa gerakan radikalisme sudah terindikasi masuk ke dunia pendidikan di beberapa perguruan tinggi, sejumlah upaya pun telah dilakukan untuk mengidentifikasi gerakan tersebut, ujarnya. Dengan adanya kegiatan “Deklarasi Menolak Faham Radikalisme Masuk Dikalangan Kampus” dari BEM STAIM Klaten diharapkan dapat menangkal masuknya pemikiran radikalisme, dan harapan kedepannya bisa menjadi trigger kampus-kampus lainnya. (/Ag).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *