Bupati Sragen Mengajar : Pelajar Gemolong, Sumberlawang, Plupuh, Kalijambe dan Miri

Seputar Jabar

Love Indonesia, Love Pancasila, We Love Sragen

Sragen – Bertempat di aula SMAN 1 Gemolong,  Kab. Sragen telah dilaksanakan kegiatan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) oleh Bupati Sragen dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati dengan tema “Merawat Eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui Pendidikan Kebhinekaan, Politik dan Demokrasi Bagi Siswa SMA/SMK Kab. Sragen” diikuti sekira 500 peserta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya KaKesbangpol Kab. Sragen Cosmas Edwi Yunanto, S.Sos, Kadinas P dan K Kab. Sragen Suwardi,  S. Pd, Komisioner Divisi Tekhnis KPU Sragen Muksin, S.Pd.I, Kepala Sekolah SMAN 1 Gemolong Drs. H. Suparno, M. Eng, Dusen Institut Islam Mambaul Ulum Surakarta Ngatmin Abas,  S. Ag. M.Pid, Muspika Gemolong, Kades dan Lurah se Kec. Gemolong, Guru Pendamping SMA/SMK se Kawedanan Gemolong serta siswa SMAN 1 Gemolong, SMAN 1 Sumberlawang , SMAN 1 Plupuh, SMKN 1 Plupuh, SMKN 1 Kalijambe, SMKN 1 Miri dan SMK Sakti Gemolong.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sragen menyampaikan diantaranya “Bangsa Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, memiliki beragam suku, agama dan Ras. Dengan perbedaan tersebut bisa disatukan dengan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika”, paparnya.

Beliau menambahkan bahwa “mencintai Bangsa Indonesia banyak caranya, seperti mulai mencintai orangtua,  kerukunan antar pemeluk agama yang diakui di Indonesia. Kita ketahui bersama mayoritas Bangsa Indonesia beragama Islam akan tetapi kita harus menghargai dan saling bertoleransi kepada pemeluk agama lainnya, itulah salah satu ajaran ideologi Pancasila dimana saling menghargai, menghormati dan toleransi”, tegasnya.

Jadilah generasi muda yang kuat, jangan terpengaruh oleh paham yang muncul untuk menyaingi ideologi Pancasila. Yang mana paham tersebut akan mengakibatkan Bangsa Indonesia akan hancur, juga jangan melakukan perbuatan pergaulan bebas yang akan merugikan baik sendiri, keluarga, Bangsa dan Negara, tutupnya. Diakhir acara dibagikan beberapa kaos bertuliskan “Love Indonesia, Love Pancasila, We Love Sragen”.

Kegiatan wawasan kebangsaan oleh Bupati Sragen sebagai bentuk cara memberikan pembelajaran kepada siswa-siswi generus penerus Bangsa agar memiliki rasa cinta kepada Bangsa Indonesia, selain itu adanya beberapa kasus yang muncul adanya sikap intoleransi dilingkungan pendidikan.(/lk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *