Peran Takmir Masjid dalam menjaga kerukunan dan persatuan

Seputar Jabar

Banyak tantangan yang dihadapi umat Islam Indonesia hari ini, terutama dalam menjaga kerukunan dan persatuan

Sukoharjo – Keberadaan Takmir Masjid di Sukoharjo mempunyai peran yang sangat potensial dalam memperkuat persatuan dan kerukunan beragama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejumlah ikhtiar dilakukan demi memastikan agar keberadaan masjid memiliki kiprah yang dapat dibanggakan. Hal itu setidaknya yang dapat dilihat dari kiprah Dewan Masjid Indonesia Kab. Sukoharjo yang diikuti 150 di RM. Soto Harto Kel. Begajah, Senin (10/02/2020).

Ketua MUI Kab. Sukoharjo Abdullah Faizol M.Ag mengatakan masjid digunakan untuk menuntut Ilmu dan Masjid juga digunakan untuk sosial ekonomi, disamping itu dalam pengelolaan dan penarikan zakat harus ada payung hukum yang jelas agar tidak melanggar hukum, paparnya.

Masjid tidak boleh digunakan untuk mengeluarkan fatwa, beliau menambahkan. Dan tidak boleh untuk kontra Politik atau membawa Politik yang bisa memecah belah umat dan bisa digunakan untuk sosial Politik Kebangsaan yang membangun Persatuan dan Kesatuan Bangsa, pungkasnya.

“Kewajiban kita adalah memakmurkan masjid dan Islam harus sebagai Rohmatan Lil alamiin, Rohmat bagi semesta alam”, ucap H. Djumari, M.Ag Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia. Beliau menekankan agar menggunakan metode keteladanan dan menjadi teladan bagi semua Takmir Masjid dan para jama’ah semua” tutupnya.

Sementara itu Kapolres Sragen yang diwakilkan Kasat Binmas AKP Suyono, SH. MH berpesan diantaranya situasi Kamtibmas Sukoharjo dalam keadaan aman dan kondusif, kita harapkan kepada semua takmir masjid agar tidak terprovokatif dengan isu – isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Ia juga menghimbau agar tempat ibadah merasa aman dan nyaman digunakan maka kita mendorong adanya pemasangan CCTV, hal ini untuk menghindari penggunaan oleh orang luar maupun kejahatan kriminal lainnya, tutupnya.

Kegiatan ini diselenggaran oleh Dewan Masjid Indonesia Kab. Sukoharjo untuk menyamakan persepsi dalam mempersatukan umat Islam dan mempertahankan NKRI serta diharapkan mampu menjadi tauladan bagi bangsa Indonesia secara menyeluruh. Banyak tantangan yang dihadapi umat Islam Indonesia hari ini, terutama dalam menjaga kerukunan dan persatuan. (/Tl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *